VERORAB diindikasikan untuk profilaksis rabies pra pajanan dan pasca pajanan pada semua kelompok umur.
VERORAB harus digunakan sesuai dengan rekomendasi resmi. Profilaksis pra-pajanan (pre-exposure) harus ditawarkan kepada subjek yang berisiko tinggi terkontaminasi oleh virus rabies.
Semua orang yang berisiko permanen, seperti personel diagnostik, petugas peneliti atau produksi laboratorium yang bekerja dengan virus rabies, harus divaksinasi.
Mencegah Penyakit Rabies yang dapat terjadi melalui gigitan / cakaran dari hewan yang terinfeksi rabies.
Vaksin Rabies untuk anak, dewasa dan lansia
Sebelum tergigit hewan/pre-eksposur, vaksin rabies diberikan dengan 3 dosis dasar dan 2 dosis booster.
Dosis I : sekarang
Dosis II : 7 hari setelah dosis I
Dosis III : 28 hari setelah dosis I
Dosis IV : 1 tahun dari dosis I (booster)
Dosis V : 5 tahun dari dosis I (booster)
Setelah tergigit hewan, Vaksin rabies dapat diberikan untuk mencegah penyakit Rabies:
Gigitan derajat I dan II dapat 5 dosis
Dosis I : secepatnya setelah gigitan / cakaran
Dosis II : 3 hari setelah Dosis I
Dosis III : 7 hari setelah Dosis I
Dosis IV : 14 hari setelah Dosis I
Dosis V : 28 hari setelah Dosis I
Gigitan derajat III dapat 5 dosis + Imunoglobulin
Dosis I : secepatnya setelah gigitan + Imunoglobulin
Dosis II : 3 hari setelah Dosis I
Dosis III : 7 hari setelah Dosis I
Dosis IV : 14 hari setelah Dosis I
Dosis V : 28 hari setelah Dosis I
Demam, nyeri kepala, nyeri dan bengkak kemerahan pada lokasi suntikan
Tiap 1 dosis (0,5 ml) mengandung:
Freeze dried rabies vaccine ( WISTAR strain RABIES PM/WI 38-1503-3M)
maltose
human plasma Albumin
4% sodium chloride solution
Hipersensitivitas terhadap salah satu komponen vaksin
Riwayat alergi berat terhadap vaksin Rabies sebelumnya